Senin, 06/07/2026 17:17 WIB

TikTok-Tokopedia Luruskan Isu PHK, Sebut Sedang Jalankan Penataan Internal





Saat ini kami juga melakukan rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia.

President Director PT Tokopedia Stephanie Susilo bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/7). (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - TikTok dan Tokopedia Group meluruskan informasi yang berkembang terkait dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di perusahaan. Manajemen menegaskan bahwa yang sedang dilakukan saat ini adalah penataan internal melalui skema internal mobility, bukan PHK.

President Director PT Tokopedia, Stephanie Susilo, mengatakan hingga saat ini tidak ada kebijakan PHK di lingkungan TikTok maupun Tokopedia Group.

“Tidak ada pemutusan hubungan kerja di TikTok atau Tokopedia Group,” kata Stephanie kepada wartawan usai menghadiri pertemuan bersama DPR dan Kementerian Ketenagakerjaan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/7).

Menurut Stephanie, proses penataan internal tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan organisasi perusahaan. Dalam proses itu, terdapat sejumlah karyawan yang memilih mengambil paket kompensasi dan melanjutkan karier di perusahaan lain.

Selain itu, sebagian pekerja juga dialihkan ke perusahaan lain yang masih berada dalam grup usaha TikTok-Tokopedia.

Ia belum merinci jumlah pekerja yang terdampak dalam proses penataan tersebut.

Stephanie menambahkan, perusahaan justru masih membuka kesempatan kerja baru dengan merekrut lebih dari 100 posisi di Indonesia.

“Saat ini kami juga melakukan rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyatakan akan turun langsung menelusuri informasi terkait isu PHK di Tokopedia dan TikTok guna memperoleh fakta yang utuh sebelum pemerintah mengambil langkah lebih lanjut.

“Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” kata Said Iqbal.

Ia menegaskan, pemerintah akan mengumpulkan informasi dari seluruh pihak agar kebijakan yang diambil nantinya didasarkan pada kondisi yang sebenarnya.

 

 

KEYWORD :

Pemutusan hubungan kerja PHK massal TikTok-Tokopedia Group Stephanie Susilo




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :