Ilustrasi - peringatan Hari Selancar Internasional setiap pekan ketiga di hari Sabtu bulan Juni, ini sejarahnya (Foto: boostsurfing)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap tahun, komunitas peselancar dan pecinta laut di berbagai belahan dunia memperingati Hari Selancar Internasional (International Surfing Day) yang pada 2026 jatuh pada 20 Juni.
Peringatan ini bukan sekadar merayakan olahraga selancar, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem laut.
Hari Selancar Internasional biasanya diperingati setiap Sabtu ketiga bulan Juni, sehingga tanggalnya dapat berubah setiap tahun. Pada tahun 2026, peringatan tersebut bertepatan dengan 20 Juni.
Hari Selancar Internasional pertama kali diluncurkan pada tahun 2005 oleh Surfing Magazine bersama Surfrider Foundation, sebuah organisasi lingkungan yang berfokus pada perlindungan pantai, laut, dan ombak dari berbagai ancaman seperti polusi dan pembangunan yang merusak kawasan pesisir.
Gagasan tersebut muncul dari keinginan untuk menggabungkan kecintaan terhadap olahraga selancar dengan aksi nyata dalam menjaga lingkungan laut.
Sejak awal, peringatan ini tidak hanya berisi kompetisi dan kegiatan olahraga, tetapi juga aksi sosial dan lingkungan yang melibatkan masyarakat luas.
Dalam perkembangannya, Hari Selancar Internasional tumbuh menjadi perayaan global yang diikuti oleh puluhan negara. Berbagai kegiatan seperti bersih-bersih pantai, penanaman vegetasi pesisir, kampanye perlindungan laut, hingga kelas selancar gratis rutin digelar setiap tahunnya.
Pemilihan bulan Juni tidak dilakukan secara sembarangan. Hari Selancar Internasional dirayakan berdekatan dengan titik balik matahari musim panas (summer solstice) di belahan bumi utara, periode ketika aktivitas luar ruangan dan olahraga pantai mencapai puncaknya.
Kondisi cuaca yang mendukung membuat berbagai kegiatan selancar dapat dilaksanakan secara lebih luas dan meriah.
Selain itu, Juni juga dianggap sebagai waktu yang tepat untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga laut yang menjadi sumber kehidupan sekaligus arena utama olahraga selancar.
Meski identik dengan ombak dan papan selancar, Hari Selancar Internasional memiliki pesan yang lebih luas. Peringatan ini menyoroti berbagai persoalan lingkungan yang mengancam kawasan pesisir, seperti sampah plastik, pencemaran laut, limbah, hingga perubahan iklim.
Melalui kegiatan yang digelar setiap tahun, para peselancar dan komunitas lingkungan berupaya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan pantai serta mendukung kebijakan yang melindungi ekosistem laut.
Saat ini, Hari Selancar Internasional diperingati di lebih dari 30 negara dengan ratusan kegiatan yang melibatkan komunitas lokal, organisasi lingkungan, sekolah selancar, hingga pelaku industri pariwisata.
Negara-negara dengan budaya selancar yang kuat seperti Amerika Serikat, Australia, Brasil, Peru, hingga berbagai negara Eropa menjadi bagian dari perayaan tahunan tersebut.
Berbagai acara yang umum digelar meliputi kompetisi selancar, pemutaran film bertema laut, lokakarya konservasi lingkungan, hingga aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan relawan dari berbagai kalangan.
Lebih dari sekadar perayaan olahraga, Hari Selancar Internasional menjadi simbol hubungan erat antara manusia dan laut.
Peringatan ini mengingatkan bahwa keberlangsungan olahraga selancar sangat bergantung pada kondisi laut dan pantai yang sehat.
Karena itu, menjaga lingkungan pesisir bukan hanya tanggung jawab komunitas peselancar, tetapi juga seluruh masyarakat.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Selancar Internasional Bulan Juni Peringatan Dunia 20 Juni

















