Jum'at, 19/06/2026 18:28 WIB

Legislator PKB: Libur Sekolah Momentum Dongkrak Ekonomi Daerah





Liburan sekolah berlangsung lebih panjang dan mendorong keluarga untuk melakukan perjalanan yang lebih terencana, serta pengeluaran yang lebih besar.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Halim. (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim menilai masa libur sekolah harus dimanfaatkan sebagai momentum penguatan sektor pariwisata nasional guna mendorong pergerakan ekonomi daerah dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Menurut dia, periode liburan sekolah merupakan salah satu momen penting dalam kalender ekonomi pariwisata Indonesia karena mampu menggerakkan jutaan keluarga untuk melakukan perjalanan wisata yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.

“Liburan sekolah adalah salah satu momen paling ditunggu dalam kalender ekonomi pariwisata Indonesia. Bukan hanya karena jutaan keluarga mulai merencanakan perjalanan, tapi karena dampaknya yang langsung terasa di lapisan ekonomi paling bawah,” kata Chusnunia di Jakarta, Jumat (19/6).

Politikus PKB ini meminta pemerintah menyiapkan destinasi wisata secara menyeluruh, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun kualitas layanan, sehingga wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan aman sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah tujuan wisata.

Menurutnya, masa liburan sekolah memiliki karakter berbeda dibandingkan libur nasional yang relatif singkat. Durasi yang lebih panjang membuat masyarakat cenderung merencanakan perjalanan lebih matang dengan tingkat pengeluaran yang lebih besar.

“Liburan sekolah berlangsung lebih panjang dan mendorong keluarga untuk melakukan perjalanan yang lebih terencana, serta pengeluaran yang lebih besar,” ujarnya.

Chusnunia menegaskan pasar wisatawan domestik merupakan tulang punggung industri pariwisata nasional. Karena itu, pelaku UMKM dan bisnis lokal perlu memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.

Ia menjelaskan peningkatan mobilitas wisatawan tidak hanya berdampak pada destinasi wisata, tetapi juga menggerakkan sektor pendukung seperti kuliner, usaha cenderamata, transportasi, hingga akomodasi.

“Lonjakan mobilitas tentunya tidak hanya terjadi di tempat wisata, tetapi juga memberikan keuntungan bagi ekonomi lokal melalui bisnis kuliner, cenderamata, hingga akomodasi,” katanya.

Lebih lanjut, Chusnunia menilai libur sekolah juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas pengelolaan destinasi wisata dalam mendukung terwujudnya pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

Ia mendorong pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengembangkan potensi destinasi di kota-kota sekunder yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang autentik agar persebaran wisatawan tidak terpusat di lokasi tertentu.

“Kita bersama harus secara aktif mendorong eksplorasi destinasi dekat yang tetap mampu menghadirkan pengalaman berkesan agar minat wisatawan juga menyebar ke kota-kota sekunder yang memiliki potensi wisata alam dan budaya otentik,” pungkasnya.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VII Chusnunia Chalim Politikus PKB libur sekolah ekonomi daerah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :