Senin, 15/06/2026 17:08 WIB

April 2026, Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun





ULN ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2026 sebesar 1,0%

Ilustrasi uang rupiah. (Foto: BI)

Jakarta, Jurnas.com - Hingga Bulan April 2026, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,4 triliun.

ULN ini tumbuh 1,9 persen secara tahunan atau year on year (yoy). ULN ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2026 sebesar 1,0%

"Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik di tengah kontraksi ULN sektor swasta yang berlanjut," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Senin (15/6/2026).

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 29,6 persen pada April 2026, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 84,5 persen dari total ULN.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

"Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," kata BI.

Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

KEYWORD :

Bank Indonesia Utang Luar Negeri




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :