Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi gudang makanan yang terkena serangan rudal Rusia, di Kyiv, Ukraina, 25 Oktober 2025 (Foto: REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Kontak tingkat tinggi antara Rusia dan AS menunjukkan bahwa Washington siap menegosiasikan penyelesaian konflik di Ukraina, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Pankin kepada RIA Novosti dalam sebuah wawancara.
"Kontak kami dengan Amerika, kontak presiden kami, yang dilakukan melalui telepon dan secara langsung, memberikan kesan yang baik, kesan bahwa Amerika bersedia mewujudkan kesepakatan dalam kerangka fungsi yang mereka usulkan untuk menyelesaikan konflik Ukraina," kata Pankin.
Ajudan Kremlin, Yury Ushakov, pekan lalu mengatakan upaya untuk menyelesaikan konflik Ukraina akan tetap buntu bahkan setelah puluhan putaran negosiasi, kecuali Kiev menarik pasukan bersenjatanya dari Donbas.
Dia mencatat bahwa Kiev memahami perlunya penarikan tersebut dan pada akhirnya harus melaksanakannya.
Rusia berulang kali menegaskan kesiapannya untuk mencapai solusi yang dinegosiasikan untuk krisis Ukraina berdasarkan kesepahaman yang dicapai oleh presiden Rusia dan AS pada KTT Alaska, termasuk penghapusan akar penyebab konflik -- yaitu ancaman terhadap keamanan nasional Rusia.
Pada Maret, Presiden AS Donald Trump mengatakan terkejut atas keengganan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk mencapai kesepakatan guna menyelesaikan konflik Ukraina.
Dia mengaku jauh lebih sulit untuk mencapai kesepakatan dengan Zelenskyy daripada dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rusia Ukraina Konflik Ukraina Perang Ukraina Amerika Serikat






















