Sabtu, 18/04/2026 13:34 WIB

Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya





Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Madura United dengan skor 1-2 pada Jumat (17/4).

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares saat memberikan arahan dari pinggir lapangan (Foto: Persebaya)

Surabaya, Jurnas.com - Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Madura United dengan skor 1-2 pada Jumat (17/4).

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bajol Ijo tampil dominan, namun kurangnya efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.

Secara statistik, Persebaya menguasai 72 persen penguasaan bola dan melepaskan 23 tembakan, dengan enam di antaranya tepat sasaran.

Meski begitu, Madura United justru tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang yang terbatas.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya masih memiliki masalah dalam penyelesaian akhir.

“Memang ini menjadi masalah ketika kami tidak bisa mencetak gol. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi akurasinya masih kurang. Itu yang harus kami perbaiki,” ujarnya dalam konferensi pers seusai laga dikutip dari laman resmi klub pada Sabtu (18/4).

Menurut Tavares, anak asuhnya sebenarnya menunjukkan perkembangan permainan, khususnya di babak kedua.

Persebaya mampu menekan lawan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol.

“Di babak kedua saya pikir kami menciptakan banyak peluang dan dinamika permainan yang baik. Tetapi terkadang kami kurang beruntung. Ada tembakan yang diblok, ada yang keluar, atau peluang yang tidak berbuah gol,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti efektivitas Madura United yang dinilainya mencerminkan fenomena umum dalam sepak bola modern.

“Hal seperti ini juga terjadi pada tim-tim besar di Eropa. Mereka bisa menguasai bola dan menciptakan banyak tembakan, tetapi lawan datang satu atau dua kali ke gawang dan langsung mencetak gol. Hari ini Madura melakukan hal itu,” ucapnya.

Kekalahan di kandang sendiri jelas menjadi pukulan bagi Persebaya. Tavares mengaku kecewa, terlebih melihat kerja keras para pemain yang belum membuahkan hasil maksimal.

“Kami sangat sedih karena kalah di kandang sendiri. Terlebih lagi karena saya melihat para pemain bekerja sangat keras. Tetapi inilah sepak bola,” katanya.

Setelah hasil ini, Persebaya harus segera bangkit. Tantangan berat sudah menanti dengan dua laga tandang melawan Malut United dan Arema FC.

Tavares berharap kondisi tim segera membaik, terutama dengan adanya beberapa pemain yang tengah dibekap cedera.

“Kami berharap tim medis bisa membantu memulihkan beberapa pemain agar kami memiliki lebih banyak pilihan. Saat ini saya masih harus melihat siapa saja yang tersedia,” ucap Tavares.

KEYWORD :

Sepakbola Indonesia Persebaya Surabaya Madura United Super League Bernardo Tavares




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :