Ilustrasi Pilkada DKI Jakarta
Jakarta - Ada sejumlah persoalan yang membuat pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kandas di putaran dua Pilkada DKI Jakarta. Salah satunya lantaran bergesernya pilihan pemilih.
Demikian disampaikan Pimpinan PolMark Research Center, Eep Saefulloh Fatah dalam acara diskusi bertajuk `Setelah Pilkada Usai`, di Cikini, Jakarta, Sabtu (22/4/2017). Menurut hasil survei PolMark, pemilih yang "balik badan" pilihannya itu justru dari partai pengusung Ahok-Djarot sendiri yakni Nasdem."Pemilih partai tidak taat pada partai. Bahkan NasDem ternyata pemilihnya di bawah 60 persen," ungkap dia.Dari enam partai pengusung, kata Eep, hanya pemilih dari PDI-P yang disiplin menggunakan hak suaranya untuk pasangan. "Satu-satunya yang disiplin hanya PDIP," terang dia.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hasil Pilkada DKI PDIP Eep Saefulloh Fatah

























