Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dok. Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengalihfungsikan lahan subur dari area pertanian menjadi area permukiman.
Demikian dikatakan Megawati dalam pidato Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9).
Dalam pidatonya, dia mengungkap delapan kebijakan pangan yang akan diperjuangkan PDIP, salah satunya terkait politik tata ruang.
"Politik tata ruang harus memastikan lahan-lahan subur tidak boleh dialihfungsikan," jelas Megawati.
Dia meminta Jokowi untuk mengabulkan rekomendasi tersebut. Apalagi, Jokowi menghadiri langsung Rakernas IV PDIP.
"Di tempat ini, saya ingin meminta sedikit, tanah-tanah subur sudah tidak boleh dikonversi Bapak Presiden," kata Megawati.
Dia mengingatkan Indonesia merupakan negara maritim. Untuk itu, ia ingin perspektif pembangunan harus melalui alur laut Indonesia sehingga lahan pertanian subur tidak dialihfungsikan lagi.
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
"Koridor pembangunan ke depan harus dari laut," tegas Presiden Kelima RI itu.
Tidak hanya itu, ia mengungkapkan pentingnya kedaulatan pangan agar Indonesia tidak bergantung kepada impor. Dengan adanya perubahan iklim, Megawati takut negara lain tidak mau mengimpor hasil pertanian ke Indonesia.
"Pangan bisa menjadi lambang supremasi Indonesia," tegasnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
PDIP Ketua Umum Megawati Soekarnoputri Jokowi pangan perubahan iklim



























