Sabtu, 18/04/2026 17:32 WIB

China Desak Belanda Tak Salah Gunakan Kontrol Ekspor





China Desak Belanda Tak Salah Gunakan Kontrol Ekspor

Chip semikonduktor terlihat pada papan sirkuit komputer dalam gambar ilustrasi yang diambil pada 25 Februari 2022. (Foto: Reuters/Florence Lo)

Beijing, Jurnas.com - Kementerian Perdagangan China mendesak Belanda supaya tidak menyalahgunakan kebijakan kontrol ekspor, dalam kaitannya dengan kerja sama bilateral industri semikonduktor.

Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (1/7) dikutip dari Reuters. Dikatakan juga bahwa kedua negara telah sering berkomunikasi dan pada berbagai tingkatan mengenai topik tersebut.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Belanda sepakat menghantam produksi chip China dengan membatasi ekspor ke negara tersebut. Alasannya ialah guna mencegah teknologi kedua negara digunakan Beijing untuk memperkuat militer.

Belanda ingin membatasi peralatan tertentu yang diproduksi ASML Holding. Sedangkan AS lebih jauh lagi, menggunakan jangkauannya untuk menahan penjualan dari Belanda ke China.

Kebijakan AS melanjutkan pembatasan sebelumnya pada Oktober lalu, ketika Washington membatasi pengiriman alat pembuatan chip dari Lam Research and Applied Materials ke China dengan alasan keamanan nasional. AS juga melobi negara-negara lain untuk melakukan hal serupa.

Juru bicara Kedutaan Besar China, Liu Pengyu mengecam langkah tersebut. Dia menilai AS sengaja memblokade dan menghambat perusahaan China, juga secara paksa merelokasi industri.

"China akan mengikuti perkembangan dengan seksama dan dengan tegas menjaga kepentingan kami sendiri," tutur dia.

KEYWORD :

China Belanda Semikonduktor Kontrol Ekspor




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :