Jum'at, 17/04/2026 02:25 WIB

ILUNI UI Minta Perguruan Tinggi Perbaiki Ranking Global





ILUNI UI Minta Perguruan Tinggi Perbaiki Ranking Global

Ketua Umum ILUNI UI, Andre Rahadian (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahadian mendorong agar perguruan tinggi di Indonesia, memperkuat sisi kualitas dalam pemeringkatan global, bukan hanya dari segi kuantitas.

Menurut Andre, perguruan tinggi bukan hanya sekadar link and match dunia kerja, melainkan pula tempat menghasilkan para pemikir dan periset handal.

"Kami mendorong agar universitas-universitas di Indonesia, khususnya UI untuk memperhatikan juga segi kualitas yang dianggap penting dalam pemeringkatan seperti misalnya rasio dosen mahasiswa, sitasi karya ilmiah, dan persepsi dunia kerja," kata Andre dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (6/8).

Andre menyoroti ketertinggalan yang saat ini masih dihadapi oleh perguruan tinggi di dalam negeri, jika dibandingkan perguruan tinggi negara-negara tetangga di ASEAN.

Menurut data CWUR 2023-2022, UI menempati peringkat pertama nasional dan peringkat 1553 dunia. Sementara, beberapa perguruan tinggi di ASEAN seperti Putra University di Malaysia, Chulalongkorn University di Thailand, dan Asian Institute Management di Filipina berada di atas peringkat global perguruan tinggi Indonesia.

"Oleh karena itu, kami mendorong agar universitas-universitas di Indonesia, khususnya UI untuk memperhatikan juga segi kualitas yang dianggap penting dalam pemeringkatan di kawasan Asia Tenggara, seperti misalnya dalam rasio dosen mahasiswa, sitasi karya ilmiah, dan hasil riset," ujar Andre.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua ILUNI UI Muhammad Rahmat Yananda menilai pemeringkatan perguruan tinggi di tingkat global memiliki pengaruh cukup signifikan dan krusial, meski merupakan fenomena old normal.

Pemeringkatan tersebut masih menjadi acuan tetapi mungkin tidak lagi signifikan. Krisis Covid-19 telah membuka mata banyak pihak, bahwa misi ketiga perguruan tinggi untuk dapat berkontribusi kepada masyarakat lebih ditunggu. Antara lain peran dalam perubahan iklim lebih relevan.

"Ini adalah fenomena new normal. Sejalan dengan pengaruh revolusi digital dalam pengajaran, maka indikator pengajaran daring akan mendapatkan perhatian tinggi. Webometric telah memelopori pemeringkatan terkait dengan teknologi internet. Dan ke depan akan lebih signifikan," terang Rahmat.

Covid-19 menjadi game changer untuk pendidikan tinggi. Karena itu, Rahmat menilai perguruan tinggi perlu menyusun skenario masa depan yang menyertakan peran perguruan tinggi di dalamnya, yang juga terkait dengan evaluasi/pemeringkatan.

"Perguruan tinggi seperti UI dapat membantu menyusun Visi Indonesia 2045 di mana UI dapat berperan menyiapkan SDM, menguatkan riset dan berkontribusi untuk masyarakat. Langkah tersebut akan mendorong UI meningkatkan posisi peringkatnya dengan tetap relevan untuk semua pemangku kepentingan," imbuh dia.

KEYWORD :

ILUNI UI Andre Rahadian Peringkat Global Perguruan Tinggi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :