Anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanulhaq
Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) menilai pembubaran paksa Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) umat Nasrani oleh sekelompok Ormas yang mengatasnamakan Pembela Ahlus Sunnah (PAS), di Sabuga, Bandung, sebagai perkara kecil.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq sangat menyayangkan sikap Aher yang menganggap pembubaran itu sebagai masalah kecil."Saya sangat menyayangkan pernyataan Gubernur Aher yang menyatakan pembubaran kebaktian Natal itu sebagai perkara kecil, ini persoalan besar," kata Maman, ketika dihubungi, Jakarta, Rabu (7/12).Menurutnya, masalah ini menyangkut nilai-nilai agama yang seharusnya toleran dan ramah. Bukan sebaliknya dengan mempertontonkan wajah Islam yang intoleran dengan memaksa orang lain yang berbeda.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Larangan Ibadah Pembubaran KKR Gubernur Jabar


















