Perovskite, Temuan Baru Sel Surya yang Menjanjikan
Jakarta - Anita Ho-Baillie, peneliti senior ACAP (Australian Centre for Advanced Photovoltaics) dari Universitas New South Wales (UNSW), berbicara kepada peserta Asia-Pacifi Solar Research Conference di Canberra, Australia tentang perkembangan terbaru sel tenaga surya yang mencapai efisiensi tertinggi dibandingkan dengan sel surya generasi sebelumnya. Tingkat efisiensinya meningkat hingga 10 kali lipat dari teknologi yang diakui saat ini.
"Ini adalah wilayah penelitian yang `sangat panas`, dengan begitu banyak tim yang bersaing untuk mengembangkan desain photovoltaic yang lebih canggih," kata Ho-Baillie.Perovskite, lanjut Ho-Baillie, ditemukan di tahun 2009 dengen tingkat efisiensi 3,8%. Sesudah itu tingkat efisiensinya terus menanjak. Ho-Baillie yakin bahwa dalam satu tahun ke depan atau lebih akan mencapai tingkat efisiensi sampai dengan 24%. Saat ini Perovskite buatan mereka mencapai tingkat efisiensi 18% untuk satu sel surya ukuran 1,2 cm persegi dan 11,5% untuk satu rangkaian yang terdiri dari 4 sel surya ukuran 16 cm persegi.Perovskie, nama yang diambil dari penemunya Lev Perovski, mineralogist dari Russia. Penelitian Perovskite telah menempatkan UNSW diantara universitas-universitas terbaik di dunia yang mampu menghasilkan teknologi panel surya.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perovskite Sel Surya


























