Vaksin virus corona baru (COVID-19) buatan Pfizer. (Foto: Reuters)
SEOUL, Jurnas.com - Korea Selatan telah setuju untuk membeli 70.000 paket pil antivirus eksperimental COVID-19 Pfizer. Demikian kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada Sabtu (6/11).
Pfizer pada Jumat mengatakan hasil uji coba menunjukkan bahwa Paxlovid buatannya mengurangi 89 persen risiko rawat inap atau kematian pada pasien yang berisiko tinggi sakit parah dalam waktu tiga hari sejak timbulnya gejala COVID-19.
Korea Selatan telah menandatangani perjanjian untuk mengamankan 200.000 kursus pengobatan COVID-19 Merck & Co. Ini mencari untuk membeli 134.000 kursus tambahan, meskipun belum diputuskan perawatannya, kata KDCA.
Bulan lalu, pemerintah mengatakan sedang dalam pembicaraan dengan farmasi Swiss Roche Holding AG, yang sedang mengembangkan pil antivirus yang mudah digunakan untuk COVID-19.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar 36,2 miliar won (US$30,63 juta) untuk pil antivirus COVID-19 oral.
Pfizer sedang dalam pembicaraan dengan 90 negara mengenai kontrak pasokan untuk Paxlovid, Chief Executive Officer Albert Bourla mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Jumat.
Inggris telah mendapatkan 480.000 kursus obat Merck dan membeli 250.000 kursus pengobatan Pfizer. (Reuters)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Korea Selatan Pil Antivirus Pfizer




























