Sabtu, 23/01/2021 20:27 WIB

Perkuat Kaderisasi Daerah, PDIP Bangun Kantor Baru di Kalteng

Kisah sukses mengangkat Jokowi dari Solo hingga singgasana Istana Presiden RI menjadi contoh

Peletakan batu pertama kantor PDIP Kalteng

Palangka Raya, Jurnas.com - Kisah sukses mengangkat Jokowi dari Solo hingga singgasana Istana Presiden RI menjadi contoh keberhasilan PDI Perjuangan melahirkan pemimpin nasional dari daerah.

Oleh karena itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya terus melakukan kaderisasi kepemimpinan melalui pemantapan infrastruktur partai, termasuk pembangunan kantor baru.

"Kantor ini desainnya sebagai pusat pengorganisasian kegiatan partai," jelas Hasto saat peletakan bata pertama pembangunan kantor DPD PDIP Kalteng di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (26/10).

Ia menegaskan, pembangunan kantor juga mengedepankan ciri kebudayaan dengan rumah betang, mengingat PDI Perjuangan selalu kukuh dengan jalan kebudayaan.

"Membangun kantor untuk kegiatan partai merupakan bagian dari proses pelembagaan politik," jelas Hasto menyampaikan pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Politikus asal Yogyakarta itu menambahkan, PDIP pada kongres V di Denpasar, Bali beberapa bulan lalu telah menegaskan diri sebagai partai pelopor. Ada dua ciri partai partai pelopor.

Ciri pertama adalah kantor partai sebagai pusat pendidikan politik kader. Berdasarkan penelitian, kata Hasto, mayoritas kepala daerah yang berkomitmen terhadap Pancasila, NKRI dan menjalankan konstitusi adalah berasal dari PDIP.

“Ini bisa terjadi karena proses kaderisasi politik yang benar. Terbukti pada 2014 lalu, kaderisasi itu berpuncak dengan berhasilnya Jokowi muncul sebagai pemimpin yang berasal dari bawah untuk menjadi presiden,” tuturnya.

Hasto menambahkan, Jokowi berproses dari wali kota hingga menjadi presiden. Karena itu, tutur Hasto, kemunculan Jokowi merupakan bukti proses demokrasi di PDIP yang tumbuh dan dimatangkan dari bawah.

"Maka dengan adanya kantor partai ini, proses pelembagaan politik untuk kepemimpinan tetap dilakukan, sehingga dari Kalteng ini nanti muncul pemimpin nasional," ucap Hasto yang disambut tepuk tangan riuh kader partai berlambang kepala banteng itu.

“PDIP terus berupaya konsisten melakukan kaderisasi. Maka pemimpin bangsa akan dilahirkan dari rahim PDI Perjuangan."

Adapun ciri kedua partai pelopor adalah memiliki SDM kepartaian yang andal. Hasto pun mengharapkan kantor DPD PDIP Kalteng kelak menjadi pusat rekrutmen, kaderisasi, hingga advokasi rakyat yang sebaik-baiknya.

Lagi-lagi, Hasto mengutip pesan Megawati tentang pentingnya menghadapi gempuran pihak-pihak yang berupaya mengganti ideologi Pancasila. Menurutnya, kantor-kantor PDIP harus menjadi pusat kegiatan untuk menumbuhkembangkan kebudayaan nasional.

“Sehingga kebudayaan nasional kita tak tergusur asing. Baik kebudayaan dari AS, Eropa dan Timur Tengah. Seperti kata Bung Karno bahwa Indonesia yang berkepribadian dalam berkebudayaan," beber Hasto.

Hasto pun berterima kasih dan mengapresiasi kegotongroyongan kader-kader PDIP Kalteng dalam membangun kantor baru. "Kami mohon doanya agar PDI Perjuangan selalu dapat menjalankan tugas kerakyatan dan kebangsaannya, dan memberikan dukungan paling efektif bagi kepemimpinan Jokowi-Ma`ruf Amin," tandas Hasto.

Pada kesempatan sama Ketua DPD PDIP Kalteng Arton S Dohong menyatakan, mengatakan kantor baru itu terdiri dari dua gedung di atas lahan seluas 4.500 meter persegi. Satu bangunan merupakan rumah betang khas Dayak dengan daya tampung 200-300 orang.

“Bangunan didesain sebagai rumah betang, yang merupakan rumah adat setempat. Ini demi melestarikan adat Kalimantan Tengah," imbuhnya.

Arton menargetkan kantor baru untuk DPD PDIP Kalteng selesai dan bisa ditempati pada Maret 2020. Adapun kebutuhan anggaran untuk membangun kantor baru itu mencapai Rp 8 miliar.

"Besar harapan kami semoga proses hari ini menjadi penyemangat dan kantor ini bisa meningkatkan rasa percaya diri seluruh kader PDI Perjuangan Kalteng di semua tingkatan dan jenjang," kata Arton.

TAGS : Kantor baru PDI Perjuangan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :