Kamis, 21/06/2018 13:46 WIB

Ketua DPR Prihatin Paham Radikal Masuk Kampus

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan masuknya pemahaman keagamaan yang ekslusif dan cenderung radikal ke dunia pendidikan.

Ketua DPR, Bambang Soesatyo

Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan masuknya pemahaman keagamaan yang ekslusif dan cenderung radikal ke dunia pendidikan. Bahkan sejumlah kampus di tanah air disinyalir kuat menjadi pusat pengembangan paham radikal yang bisa mengancam eksistensi Indonesia sebagai bangsa majemuk, toleran dan inklusif.

Menurutnya, hasil riset Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM)-UIN Jakarta, melalui program “Enhancing the Role of Religious Education in Countering Violent Extremism in Indonesia”, menemukan masuknya pemahaman keagamaan yang ekslusif dan cenderung radikal ke dunia pendidikan.

"Paham ini secara sistematis berusaha menjadikan para insan akademis, termasuk di dalamnya para mahasiswa, dosen, dan pegawai, menjadi target utama penyebaran paham radikal. Ini sangat mengkhawatirkan," ujar Bamsoet saat mengisi Diskusi Publik Lintas Generasi "Strategi Kebangsaan Mengatasi Radikalisme di Universitas" di Jakarta, Senin (11/06/18).

Hadir sebagai pembicara lain Kaba Intelkam Mabes Polri Komjen (Pol) Lutfi Lubihanto, Rektor ITB Arif Satria serta Rektor Unibraw terpilih Nuhfil Hanani dan Tokoh senior mantan Aktifis Mahasiswa Hariman Siregar.

Bamsoet menandaskan temuan tersebut jelas merupakan tamparan keras bagi dunia pendidikan. Salah satu pesan kuat temuan itu adalah anak-anak muda milenial menjadi sasaran empuk berbagai kelompok keagamaan radikal untuk menancapkan benih-benih pengaruhnya. Anak-anak muda zaman now yang tersebar di kampus-kampus tanah air adalah primadona dan sekaligus target-audiens kelompok radikal.

"Kelompok mana pun yang bisa meraih `simpati` di kalangan anak-anak muda akan menentukan wajah, arah dan nasib umat Islam Indonesia ke depan, bahkan eksistensi bangsa ini secara keseluruhan. Tentu saja, gerakan kaum radikal dalam menyebarluaskan jejaring dan pengaruhnya tersebut tidak muncul tiba-tiba. Apa yang mereka peroleh saat ini merupakan dampak dari gerakan yang didesain dan disiapkan puluhan tahun silam," papar Bamsoet.

TAGS : Warta DPR Ketua DPR Bambang Soesatyo




TERPOPULER :