Minggu, 18/04/2021 06:57 WIB

KPK Bidik Istana, Jokowi Harus Waspada

Presiden Jokowi diminta untuk waspada terhadap manuver Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mulai membidik lingkaran Istana. Sebab, Jokowi bisa terseret dan merusak citra Istana Negara.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

Jakarta - Presiden Jokowi diminta untuk waspada terhadap manuver Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mulai membidik lingkaran Istana. Sebab, Jokowi bisa terseret dan merusak citra Istana Negara.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Senin (18/12). Menurutnya, Presiden Jokowi harus berhati-hati dengan sistem penegakkan hukum yang selama ini dipakai KPK.

"Mulai sekarang (KPK) sudah mendekati ke Istana, yang disebut Paspampres, menurut saya Pak Jokowi harus waspada, lama-lama Pak Jokowi bisa terseret dalam kasus ini dan bisa merusak citra Pak Jokowi dan Istana," kata Fahri.

Hal itu menanggapi pernyataan Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Antonius Tonny Budiono terkait pemberian uang untuk membiayai operasional Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Selam ini, kata Fahri, KPK telah menggunakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan ruang sidang untuk menyebut nama semua orang dan lembaga negara, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, Polri, TNI, dan Kejaksaan.

"Tetapi tidak pernah bertanggungjawab untuk membuktikan kebenarannya, kebanyakan memang tidak bisa dibuktikan karena pada dasarnya itu adalah keterangan sepihak yang tidak ada alat buktinya," tegasnya.

Sebelumnya, mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Antonius Tonny Budiono mengaku pernah memberikan uang untuk membiayai operasional Paspampres. Uang yang berikan Tonny untuk biaya operasinal Paspampres merupakan hasil pemberian dari para kontraktor dan rekanan yang melaksanakan proyek Ditjen Hubla.

Hal itu diungkapkan Tonny saat bersaksi untuk  terdakwa Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adhi Putra Kurniawan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (18/12). Diakui Tonny‎, setiap kali mengundang Presiden, tiap kali juga dirinya menyerahkan uang ke Paspampres. ‎

"Setiap acara peresmian oleh presiden kan harus dikawal paspampres dan kami wajib menyediakan dana operasional untuk paspampres," ucap Tonny saat bersaksi.

TAGS : Presiden Jokowi KPK Paspampres Fahri Hamzah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :