Minggu, 23/09/2018 02:02 WIB

Bayi Debora Meninggal, RS Mitra Keluarga Abaikan Kemanusiaan

Buruknya pelayanan Rumah Sakit (RS) terhadap pasien kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang Balita bernama Tiara Debora Simanjorang meninggal dunia akibat tidak ditangani segera oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Rumah Sakit Mitra Keluarga

Jakarta - Buruknya pelayanan Rumah Sakit (RS) terhadap pasien kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang Balita bernama Tiara Debora Simanjorang meninggal dunia akibat tidak ditangani segera oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat.

Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, drg. Putih Sari menyampaikan kecewa dan prihatin dengan pelayanan RS Mita Keluarga yang tidak mengedepankan nilai kemanusiaan.

Bayi Debora diduga meninggal karena rumah sakit swasta itu tak mau melakukan perawatan di ruang PICU tanpa melunasi uang muka biayanya. Orang tuanya, Rudianto Simanjorang-Henny Silalahi tidak mampu membayar penuh uang muka yang diminta oleh RS sebesar Rp. 19,8 juta..

"Saya  merasa kecewa dengan pelayanan rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres yang tidak mempertimbangkan keselamatan pasien untuk dirawat di ruang pediatric intensive care unit (PICU)," kata Putih, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Minggu (10/9).

Dalam keadaan darurat dimana kondisi pasien sangat kritis, kata Putih Sari, sudah seharusnya pihak RS tidak mempersoalkan terlebih dahulu mengenai uang muka biaya perawatan pasien, apalagi pasien sudah memberikan uang muka semampunya dengan menjamin akan dibayarkan setelah pasien ditangani.

"RS walaupun bisnis tapi harus diselenggarakan berdasarkan pada nilai kemanusiaan, perlindungan dan keselamatan pasien," tegasnya.

Lebih disesalkan,  kejadian pasien tertolak dari RS sudah sangat sering terjadi, mungkin hampir setiap hari ada. hanya saja tidak terblow up media.

"Karena itu adalah tanggungjawab seorang dokter dan rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang terbaik buat pasiennya tanpa memandang kemampuan ekonominya ataupun yang lainnya,” tandasnya.

Selama ini, Putih Sari mengaku sering mendapat keluhan dari masyarakat atas manajemen Intensive Care Unit (ICU)/ Neonate Intensive Care Unit (NICU)/ PICU di rumah sakit yang selalu penuh. Apalagi kalau yang mengajukan perawatan adalah pasien BPJS Kesehatan.

“Jika  Kementrian Kesehatan tidak segera atasi akan lebah bayak korban jiwa yang meninggal, apalagi bagi pasien BPJS Kesehatan yang selama ini terkesan disepelekan,” imbuhnya.

Atas banyaknya kejadian pasien tidak ditangani RS karena tidak mampu melunasi uang muka, Putih Sari berjanji akan mendorong pemerintah segera menjalankan amanat pembentukan Badan Pengawas Rumah Sakit sampai ke tingkat kabupaten/ kota sehingga masyarakat bisa dengan cepat melaporkan rumah sakit yang menolak ataupun meminta uang muka.

"Dalam rapat kerja dengan Komisi IX minggu ini, kejadian ini akan kita bahas dengan Menteri Kesehatan," pungkasnya.

TAGS : Rumah Sakit Mitra Keluarga BPJS Debora Meninggal




TERPOPULER :