Kementerian Perdagangan China mengumumkan pada Kamis (16/2), perusahaan manufaktur senjata AS dilarang mengimpor barang ke China atau melakukan investasi baru di negara itu.
AS klaim berhasil uji coba senjata hipersonik buatan Raytheon.
Transfer senjata itu termasuk rudal berpandu presisi yang diproduksi oleh Raytheon yang dipersalahkan atas korban sipil dalam perang udara Saudi-UEA di Yaman.
AS klaim berhasil uji coba senjata hipersonik buatan Raytheon.