Pemerintah akan mulai melaksanakan pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air pada Rabu (11/6) besok, setelah menyelesaikan puncak prosesi ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Penerapan sistem delapan syarikah diharuskan adanya koordinasi antarsyarikah dan mendesak Kementerian Agama dan PPIH berkoordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan standar pelayanan yang sama di semua syarikah, sehingga jemaah tidak mengalami ketidaknyamanan, terutama menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Timwas Haji DPR RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) untuk mengecek kesiapan fasilitas bagi jemaah haji Indonesia.
Saya kebetulan ikut reguler walaupun saya waktu itu Panglima Kodam tapi saya merasakan hal yang sama terjadi di titik yang sama Itu Muzdalifah tertunda sekian jam, kalau dulu hampir 18 jam kemarin ada juga tapi kan dampak bagi jemaah-jemaah lansia itu jadi dampaknya sangat besar.
Karena kita tidak tahu kan pernah ada tragedi yang terjadi di Mina ataupun di Ka’bah ketika peristiwa jatuhnya crane. Sekarang tahun ini justru di Muzdalifah.
Politikus Golkar ini menegaskan, kejadian terlantarnya jemaah akibat kemacetan bus di Arafah ke Muzdalifah jangan sampai terulang lagi saat pergerakan di Mina.
Yang pertama, memang cuaca yang sangat ekstrem, sangat panas. Kemudian yang kedua, keterlambatan evakuasi Jemaah Haji Indonesia dari Muzdalifa ke Mina.
Informasi yang masuk ke saya banyak yang pingsan. Ini berita dukacita dari Indonesia. Saya berharap betul ini ditangani.
Pemerintah menyiapkan dua skema berhaji bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah uzur syar`i, dua hari menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.