Poinnya adalah ini yang harus diuji, tesis saya adalah bahwa masuknya Anies itu, ketimbang mengunci kemenangan, justru membatalkan kemenangan.
Jadi Mas Hasto ini memang sekali lagi menegaskan bahwa dirinya adalah sekjen yang brutal, dia ini brutal karena menyebarkan hoaks tentang pidato Pak Jokowi, dia menyebut pidato itu berbahaya bagi demokrasi dan penegakan hukum.
Saya kira yang sangat menarik adalah sebetulnya Kota Solo ini adalah keberlanjutan dari kontestasi kompetisi di tingkat nasional, mungkin banyak yang tidak menyadari bahwa sebetulnya pilkada ini memang untuk sebagian paling tidak merupakan the legend continue dari Pilpres 2024 yang lalu.
Solo ini kan di era Pak Jokowi dan Mas Gibran sudah sangat maju, saya sendiri kemarin keliling kedua programnya Mas Gibran. Pertama ke Pasar Jongke, pasar penampilan sangat bagus kayak mall dan di dalamnya pedagang ditata dengan sangat rapi, dengan sangat baik.
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari memberikan dua catatan
Bahwa postingan kebersamaan Ganjar dengan Jokowi itu nongol hanya di medsos Ganjar. Tapi Jokowi nggak sama sekali ya? Saya kira medsos ini memang menggambarkan perasaan Pak Jokowi yang sesungguhnya.
Dari pertanyaan tertutup, partai politik yang paling banyak dipilih adalah PDIP (20.1 persen). Kemudian Gerindra (11.9 persen), PKB (8.7 persen), Golkar (7.7 persen), Demokrat (7.5 persen), Nasdem (6 persen), dan PKS (5.8 persen).
Jokowi masih menjadi pemimpin kabinet sampai Oktober 2024. Sebagian ketua umum partai adalah anggota kabinet. Mereka pasti membaca aspirasi Jokowi.
Saya cek negara-negara yang ikut Piala Dunia. Dari 32 negara kemarin yang ikut di Qatar 2022, semuanya boleh dibilang masuk 50-60 ranking FIFA. Saya lihat ranking pada hari ini itu paling rendah Qatar di peringkat 60 setelah sebelumnya peringkat 50, turun 10 tingkat karena kan kalah terus di Piala Dunia 2022.
Saya setuju kasus Kanjuruhan ini membuka tabir kelam kondisi sepak bola Indonesia. Ternyata banyak sekali masalahnya yang harus dibenahi. Contoh nyata yang bisa kita lihat adalah kondisi stadion yang tidak layak standar keamanan FIFA, tapi dipaksakan untuk dipakai. Ini kan bahaya sekali.