Pelni telah mencatatkan kinerja sebanyak 45 call kapal yang diageni dengan estimasi pendapatan hingga April 2025 mencapai Rp 3,6 miliar.
SIUKAK diberikan setelah perusahaan-perusahaan yang telah memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 66 Tahun 2024
Peran keagenen kapal anggota ISAA yang mengantongi SIUPKK justru untuk memperkuat sinergi dan keberadaan perusahaan pelayaran.