Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Kementerian Pertanian (Kementan) menjajaki peluang kolaborasi program pembibitan yang mencakup bibit kakao, kacang mete, pala, kelapa, gandum, bawang putih, jagung, hingga irigasi.
Pala Indonesia dihasilkan dari perkebunan tradisional yang masih belum memerhatikan mutunya, sehingga kemungkinan besar kontaminasi cendawan dan ketidaksesuain produk pun cukup tinggi.
CV. Surya Mandiri Sejahtera (SMS) menjadi perusahan terbaru melakukan ekspor pala dan cengkeh ke Rusia asal Sulawesi Selatan di tahun ini.
Sayangnya, produktivitas pala di Indonesia masih sangat rendah hanya sekitar 0,5 ton/hektare. Padahal dari beberapa varietas yang telah dilepas Kementerian Pertanian (Kementan), pala memiliki potensi hasil 3,7 ton/ha.
Mengejutkan publik, rambut indah artis cantik Feby Febiola dipotong hingga plontos. Kenapa?
Menurut data Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, produktivitas pala pada tahun 2018 sebesar 543 kg per hektare dan 548 kg per hektare di tahun 2019.
Syahrul mengapresiasi para petani dan pelaku usaha agribisnis di Sumatera Utara yang tetap aktif mengekspor rempah-rempah Indonesia seperti pala yang memiliki permintaan sangat tinggi dari negara negara lain, khususnya di tengah pandemi COVID-19.
Misalnya, kandungan aflatoxin pada pala, salmonella pada lada dan ikan tuna, anthraquinone pada teh, maupun merkuri pada Sashimi Tuna.
UNTUK mendorong ekspor tiga kali lipat (2020-2024), Ditjen Perkebunan merancang program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah, dan Daya Saing (Grasida) yang fokus pada tujuh komoditas, yaitu kopi, kakao, kelapa, jambu mete, lada, pala dan vanili
Kelima komoditas perkebunan organik itu adalah kopi, gula aren, gula kelapa, teh dan pala.