Dari 9,5 juta ton pupuk subsidi 5 jut ton di antaranya merupakan pupuk urea, sedangkan 4,5 juta ton lainnya merupakan pupuk NPK
Erick optimis masalah tersebut akan diatasi dengan keberadaan pabrik Pupuk NPK baru milik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM)
Pabrik NPK PT PIM ini diharapkan bisa menggenjot produksi pupuk nasional agar dapat mengatasi masalah pupuk yang dikeluhkan petani.
Pembatasan junis pupuk bersupsidi ini dapat berakibat berkurangnya produktivitas maupun degradasi lahan karena penggunaan pupuk yang tidak seimbang.
Terjadi juga efisiensi pengunaan pupuk setelah pemanfaatan PUTS (perangkat uji tanah sawah), yang masing-masing SP-36 44,70 persen, KCL 38,40 persen, NPK 23,40 persen, dan Urea 16,10 persen.
Pusri berkewajiban menyalurkan 230.000 ton pupuk urea dan NPK bersubsidi ke 17 Kabupaten/kota di Sumsel.
Pabrik baru ini memiliki kapasitas produksi sebesar 907.500 ton urea per tahun dan 660.000 ton amoniak per tahun.
Pusri Palembang juga melakukan inovasi melalui diversifikasi usaha dengan memproduksi NPK.
Berkat inovasi serta menjaga kualitas produk yang dihasilkan, PT Pupuk Kujang Cikampek, meraih penghargaan BUMN Branding & Marketing Award 2016 untuk kategori The Best Product Development.