Minum kopi sambil menjalani pengobatan antibiotik bisa jadi bukan ide terbaik. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa kafein dapat mengganggu efektivitas antibiotik tertentu dalam melawan bakteri seperti Escherichia coli (E. coli).
Dalam studi ini, peneliti menemukan bahwa zat seperti kafein dapat mengubah respons bakteri terhadap antibiotik tanpa perlu mutasi atau gen kebal baru. Perubahan itu membuat beberapa antibiotik menjadi kurang efektif—bukan karena rusak, tapi karena bakteri belajar menghindarinya.
Pemberian antibiotik yang berlebihan justru memicu resistensi, sehingga malah menyebabkan masalah kesehatan yang cukup pelik.
Tim Satgas KPK pun melakukan pengawasan terhadap Richard. KPK menyebut Ruchard hanya mencabut jahitan dan suntik antibiotik di rumah sakit di Jakarta.
Hal itu disampaikan menyikapi pemberitaan tentang adanya temuan bakteri resisten antibiotik tertentu pada sampel produk ayam di beberapa lokasi.
Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan rekomendasi dokter (overuse & misuse) merupakan salah satu penyumbang terbesar angka AMR di dunia kesehatan.
Resistensi antimikroba sendiri merupakan kondisi di mana virus atau bakteri tidak dapat dimatikan dengan antimikroba atau obat antibiotik.