Dia menyebut tutupnya Yahoo Groups menjadi bukti ketatnya persaingan di dunia teknologi digital dewasa ini. Padahal seperti diketahui, Yahoo merupakan laman email paling populer sejak tahun 90-an.
Data tersebut meliputi nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, kata sandi hash dan pertanyaan keamanan serta jawaban dimasukkan dalam pelanggaran tahun 2014.
Pihak Yahoo mengatakan, pembobolan itu dilakukan oleh pelaku bersponsor negara yang telah mencuri data pribadi pada akun akun pengguna Yahoo.
Dari kejadian ini, Hanya dalam beberapa jam kemudian saham Yahoo terjun hingga 2,5% dalam pasar saham.
Pemerintah RI harus mampu memaksa Google, Facebook, Twitter, Yahoo dan raksasa digital lainnya membayar pajak seperti pengusaha-pengusa lainnya di Indonesia.