Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto merasa senang dengan adanya Nota Kesepahaman ini karena dinilai bakal membantu pihaknya yang sedang menggenjot pembangunan desa.
Menurutnya, SDM lokal merupakan aset yang tak tergantikan, sebab mereka lah yang memahami betul terkait kebutuhan, potensi, dan tantangan yang ada di wilayahnya.
Mendes PDT Yandri Susanto menegaskan pentingnya keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bagi desa, termasuk pencegahan terjadinya urbanisasi yang bakal beri efek negatif bagi desa.
Hadiri Kongres Desa Indonesia 2024, Ketua MPR Dorong Peningkatan Pembangunan Desa
Adanya Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahun 2023 merupakan salah satu visi Presiden Joko Widodo dalam membangun Indonesia dari pinggiran, yaitu desa dan perbatasan.
Tentu kita dari pengusaha sangat berharap agar dalam hal ini masyarakat desa kalau ingin ke kota, memiliki suatu keahlian, jadi bukan mengandalkan ijazah saja karena persaingan di kota itu cukup besar
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan jika desa harus menjadi kekuatan ekonomi. Desa pun harus menjadi pencegah urbanisasi yang sering menimbulkan masalah sosial dan ekonomi di kawasan perkotaan.
Mendagri mengatakan, di samping untuk menurunkan tingkat urbanisasi yang tinggi, desa belajar untuk menjadi pusat ekonomi dan produksi baru guna memperkuat perekonomian desa itu sendiri.
Slogan tinggal di desa, rezeki kota, bisnisnya mendunia, akan menjadi tren dalam menurunkan laju urbanisasi.