Sejak tahun ini, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Trituna, Subang, Jawa Barat merupakan penerima bantuan IFP dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) usai diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) lalu.
Kehadiran Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) dirasakan positif oleh peserta didik di SMK Negeri 1 Kudus, Jawa Tengah. Dikatakan, IFP membantu menciptakan pembelajaran menyenangkan di kelas.
Karena ramah disabilitas, Papan Interaktif Digital bahkan bisa menjadi teknologi asistif untuk mendukung kemampuan belajar anak berkebutuhan khusus, termasuk murid tunanetra.
Di sekolah luar biasa (SLB), perangkat ini terbukti membantu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan, termasuk bagi murid-murid berkebutuhan khusus atau difabel.
Berbeda dengan televisi pintar (smart TV) yang hanya menyajikan informasi satu arah, Papan Interaktif Pintar (smartboard) dirancang agar guru dan siswa dapat berkolaborasi langsung melalui layar sentuh