Kunjungan Presiden Soekarno ke Rabat pada tanggal 2 Mei 1960, sebagai kunjungan kepala negara pertama di dunia ke Maroko pasca-kemerdekaan. Lalu keberadaan Jalan Soekarno, sebagai salah satu jalan utama di Rabat, menjadi bukti penguat dekatnya hubungan Indonesia dan Maroko.
Menaker: Komunitas WNI di Luar Negeri Miliki Peran Strategis Rangkul PMI
Delegasi memulai perjalanannya di ibu kota Maroko, Rabat.
Sebuah pernyataan dibacakan di radio untuk mengkritik Presiden Ali Bongo Ondimba, yang sekarang dirawat di ibukota Maroko, Rabat, dalam pemulihan dari stroke.
Neneknya hanya menyebutnya sebagai "rabat manzal", yang artinya seorang ibu rumah tangga, yang balas dendam atas kematian semua anggota keluarganya.