Industri sawit yang bertanggung jawab seharusnya mampu menunjukkan kontribusi konkret terhadap pelestarian keanekaragaman hayati.
Hutan tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru dunia, tetapi juga sebagai rumah bagi keanekaragaman hayati dan masyarakat adat.
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dan populasi yang besar, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Tentu sangat penting (peningkatan kerja sama internasional). Di samping masyarakat memainkan peran penting dalam perlindungan keanekaragaman hayati maka peningkatan kerja sama dan pendanaan internasional sangat penting untuk memajukan upaya konservasi hutan di Indonesia.
Arab Saudi telah meluncurkan proyek pembibitan bakau yang bertujuan untuk menanam 50 juta pohon pada tahun 2030.
Pemerintah Kenalkan Sorgum untuk Kurangi Ketergantungan Beras dan Impor Gandum
Keanekaragaman Budaya