Salah satu dari nama tersebut ialah Tjahjo Kumolo yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan kini menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
Salah satu nama baru yang masuk dalam Kabinet Indonesia Maju ialah Gusti Ayu Bintang Darmavati, yang akan menempati posisi sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menggantikan Yohana Yembise.
Salah satu dari nama tersebut ialah Teten Masduki yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan era 2015-2018, dan kini menjadi Menteri Koperasi dan UKM.
Salah satu dari nama tersebut ialah Pratikno yang kembali menempati jabatan sebelumnya sebagai Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg).
Salah satu nama baru yang masuk dalam Kabinet Indonesia Maju ialah Juliani Batubara, yang akan menempati posisi sebagai Menteri Sosial, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Salah satu dari nama tersebut ialah Bambang Brodjonegoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), dan kini beralih sebagai Menteri Riset dan Teknologi atau Kepala Badan Riset Nasional (BRN).
Salah satu nama baru yang masuk dalam Kabinet Indonesia Maju ialah Syahrul Yasin Limpo, yang akan menempati posisi sebagai Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju, menggantikan Amran Sulaiman.
Menjelang pengumuman susunan Kabinet Kerja jilid II, publik masih bertanya-tanya siapa yang akan menjadi menteri di kabinet 5 tahun ke depan. Bahkan, beberapa nama sudah beredar jauh sebelum pelantikan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Sejumlah nama yang bakal menjadi menteri telah menyambangi Istana Negara, baik dari politisi maupun dari kalangan profesional. Sri Mulyani, salah satu yang digadang-gadang sebagai calon pembantu Presiden Jokowi telah hadir di Istana Negara.
Ghufron menyebut hotel dan bangunan yang masih menggunakan bahasa asing, wajib diganti menjadi bahasa Indonesia.