Dua kapal Iran yang terdampar di lepas pantai Brasil selama berminggu-minggu, akhrinya mulai berlayar
Menyusutnya ekonomi Korut terjadi pasca dijatuhi sanksi internasional terkait proyek nuklir, serta kekeringan parah yang melanda negara tersebut.
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, mengatakan, perusahaan lokal sudash diperingatkan tentang sejauh mana sanksi Paman Sam terhadap Republik Islam itu.
Sanksi tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek), yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada pekan lalu.
Perusahaan minyak Brasil, Petrobras enggan memberikan bahan bakar karena kapal tersebut masuk daftar sanksi Amerika Serikat (AS).
Paris juga meminta Teheran segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan, untuk meredakan ketegangan di Teluk.
Tensi meningkat setelah dua kapal tanker Inggris dan awaknya diambil alih kendali Iran. Inggris meminta Iran segera membebaskan.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan perusahaan China secara sadar terlibat dalam transaksi untuk pembelian atau akuisisi minyak mentah dari Iran.
Sanksi Gedung Putih tersebut kemungkinan akan memperparah ketegangan antara AS dan China yang sudah terlibat dalam perang dagang beberapa bulan terakhir.
Sanksi terhadap kepala militer Min Aung Hlaing dan tiga lainnya karena berperan dalam pembersihan etnis di Rohingya tidak cukup keras.