Sanksi AS adalah tanda yang jelas bahwa Washington tidak berniat untuk melakukan negosiasi dengan Iran.
Hassan Rouhani menegaskan bahwa upaya diplomasi dengan Amerika Serikat (AS) bakal terwujud, jika Washington bersedia menghapus seluruh sanksi
Guna mendorong dan memotivasi masyarakat yang belum memenuhi kewajiban membayar PKB, Pemerintah Provinsi Bali kembali memberlakukan Pergub Bali Nomor 28 Tahun 2019 tentang pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi berupa bunga dan denda terhadap PKB dan BBNKB.
Washington keluar dari perjanjian itu terjadi tak lama setelah AS memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan perannya dalam meracuni mantan mata-mata di Inggris pada tahun 2018.
Sanksi bagi para pelaku kejahatan terhadap hewan masih tergolong ringan.
Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Republik Islam memperingatkan petualangan AS, yang mengatakan itu pasti gagal. Sanksi itu adalah tanda pengecut.
AS menjatuhkan sanksi terhadap Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, pada Rabu (Kamis waktu setempat).
Iran berada di bawah tekanan ekonomi AS, terutama karena sanksi yang dikenakan pada industri minyak negara itu yang sangat mempengaruhi ekspor minyak mentah.
Buktinya, Washington menolak tawaran Teheran untuk inspeksi nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi.
Keterbatasan Iran karena sanksi Amerika Serikat justru jadi peluang memajukan status ilmiah dan teknologinya secara prima.