Arab Saudi memberi tahu Turki bahwa mereka akan membayar kompensasi finansial kepada keluarga dan tunangan Turki wartawan Saudi, Jamal Khashoggi yang dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada 02 Oktober lalu.
Arab Saudi telah mengirim dua orang ahli kimia dan racun ke Turki, untuk menghilangkan barang bukti pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Delapan negara tersebut ialah China, India, Italia, Yunani, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Turki.
Sheikh Yusuf Qardhawi menyebut negara-negara Barat sengaja berkomplot untuk menjegal kemajuan Turki.
Erdogan mengatakan negara-negara yang mengira mereka dapat beroperasi di timur Laut Mediterania atau Laut Aegea tanpa kesepakatan Ankara salah.
Turki merupakan salah satu negara yang mengimpor minyak terbesar dari Iran, setelah China.
Presiden Turki mengatakan pelaku pembunuhan Khashoggi ada di antara 18 tersangka yang ditahan di Arab Saudi.
Turki mengatakan bahwa jasad jurnalis Jamal Khashoggi telah dihancurkan tak lama setelah dibunuh dan dimutilasi, di Konsulat Arab Saudi, Istanbul.
Tersangka diduga menggunakan ByLock, aplikasi ponsel terenkripsi yang digunakan oleh FETO.
Awal pekan lalu, Kepala Jaksa Turki mengungkapan bahwa kolumnis The Washington Post tersebut telah dicekik hingga mati lemas, lalu tubuhnya dipotong-potong, tak lama setelah memasuki konsulat.