Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu juga meminta bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Amerika Serikat (AS), jika kerjasama dengan Saudi berakhir buntu.
Trump mengatakan sebenarnya memiliki rekaman terkait pembunuhan Khashoggi, yang disediakan pemerintah Turki, tetapi tidak ingin mendengarkannya.
Masalah deportasi Gulen, yang Turki telah lama menuntut harus diekstradisi, dan penyelidikan pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi adalah dua masalah terpisah
Pejabat Trump meminta penegak hukum untuk melihat status residensi Gulen di AS dan kemungkinan membuka kembali permintaan Turki untuk ekstradisi.
Gedung Putih berupaya mencari cara legal untuk mengusir Gulen, yang saat ini memegang Kartu Hijau (Green Card)
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menegaskan bahwa Uni Eropa (UE) membutuhkan Turki. Menurutnya, Uni Eropa tak boleh lepas dari kontribusi Turki, karena Turki adalah salah satu negara paling berpengaruh di Eropa.
Rekaman itu didapatkan dari intelijen Turki dan dianggap sebagai bukti terkuat keterlibatan putra mahkota Saudi.
Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Yves Le Drian, mengatakan, Perancis tidak memiliki rekaman yang terkait dengan pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashogg.
Erdogan kembali mendesak Arab Saudi untuk menjelaskan apa yang terjadi pada Khashoggi dan tubuhnya, yang belum ditemukan.
Sumber Turki mengatakan sebelumnya bahwa pihak berwenang memiliki video yang konon mendokumentasikan pembunuhan itu.