Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama sang Ibunda yang sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggelar silaturahmi dengan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi secara virtual atau video call.
Yang pertama dari segi konten yaitu berbagai ralat tentang isi kebijakan, terutama apa saja yang dilarang ekspor. Yang awalnya CPO (minyak sawit mentah) dilarang ekspor, ternyata hanya bahan baku minyak goreng (RBD Palm Olein) saja yang dilarang. Lalu kemudian ada ralat berikutnya bahwa memang CPO yang dilarang ekspor.
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyampaikan pada momentum hari Raya Idul Fitri ini memaafkan jauh lebih berat dari pada meminta maaf.
"Kunci majunya pendidikan tak hanya ada pada pemerintah, guru atau siswa didik, namun seluruh elemen bangsa," kata Puan
Nampak ada dua foto yang diunggah dalam akun Instagram pribadi Puan Maharani. Salah satu fotonya, Megawati sedang menunjukkan handphone (HP) yang sedang video call dengan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.
Hari ini, berbeda dengan perayaan Idul Fitri selama dua tahun terakhir. Salat Idul Fitri 1443 H dapat diselenggarakan di masjid, musala dan lapangan terbuka.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada seluruh insan pendidik dan peserta didik seluruh Indonesia.
Selain itu semangat saling berbagi dan membantu sesama. Terlebih lagi masyarakat kita masih dalam suasana pandemi dan beban ekonomi yang berat akibat pemutusan kerja, kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.
Kami memberikan apresiasi terhadap pendirian dari PDSI yang sudah dideklarasikan kemarin yang diinisiasi oleh para dokter senior yang saya lihat kemarin tampil. Tentu ini adalah sebuah hak untuk berorganisasi sesuai dengan undang-undang dasar ya. Dan juga tentunya dalam pelaksanaan konteks di lapangan tentu harus sesuai dengan regulasi yang ada di bawahnya yaitu undang-undang praktek kedokteran.