AS telah melancarkan perang ekonomi habis-habisan terhadap Iran dengan memberlakukan sanksi.
Keputusan itu diambil setelah anggota pakta nuklir 2015 dari kalangan Eropa menghabisakan waktu selama 60 hari tanpa mampu mengimbangi dampak buruk dari penarikan sepihak Amerika Serikat (AS) dari perjanjian itu.
Tenggat 60 hari yang diberikan Iran kepada Eropa untuk memenuhi kewajibannya pada kesepakatan nuklir 2015 berakhir pada 8 Juli 2019
Baik Maduro dan Guaido sudah mengirim perwakilan ke putaran pembicaraan di Norwegia, yang mulai menjadi penengah antara kedua pihak, pada Mei. Namun, pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan apa pun.
Teheran akan menaikkan batas 3,67 persen ke tingkat mana pun yang mungkin diperlukan untuk perdamaian.
Iran mengambil tindakan pembalasan untuk mendorong Uni Eropa tak hanya memberikan dukungan lisan.
Teheran belum bernah benar-benar berkomitmen terhadap kesepakatan nuklir.
OPEC +, diperkirakan akan memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi minyak hingga akhir tahun 2019.
Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan Tokyo tidak menginginkan Brexit tanpa kesepakatan.
Zuhair menegaskan bawah Palestina tidak akan pernah menerima "Kesepakatan Abad Ini" karena Washington telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.