Mahathir Mohamad menyebut negaranya yang bergantung pada ekspor, berpeluang terkena sanksi perdagangan di tengah meningkatnya proteksionisme dalam perang tarif Amerika Serikat (AS) dan China.
Amerika Serikat (AS) ingin China menekan Korea Utara agar lebih konstruktif dalam pembicaraan dengan Washington.
Rouhani mengatakan, sangat memalukan bagi AS setelah menarik diri dari perjanjian nuklir multilateral 2015 yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang keras terhadap Iran.
Tarif baja akan kembali dinaikkan menjadi 50 persen dan negosiasi untuk kesepakatan perdagangan USD100 miliar akan dihentikan segera Departemen Perdagangan AS.
sanksi tersebut juga melarang individu dan institusi di Uni Eropa mentransfer dana ke nama-nama yang ada di dalam daftar ini.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan negaranya tidak takut akan sanksi terhadapnya jika melakukan operasi militer di Suriah Utara
Trump akan menandatangani otoritas yang mengizinkan sanksi pada Turki dan para pemimpinnya terkait Operasi Mata Air Perdamaian yang tengah berlangsung di Ankara.
Keduanya terlibat dalam kasus suap dan penipuan pengadaan dengan pejabat senior pemerintah, menurut keterangan Departemen Keuangan AS pada Jumat (11/10).
Pejabat itu tidak memberikan informasi tentang apa dan berapa banyak item telah menerima pengecualian sanksi PBB.
Iran menegaskan tidak akan menyerah pada tekanan Amerika Serikat (AS), dan akan menggunakan segala cara untuk mengekspor minyaknya.