Deklarasi Gus Muhaimin Capres oleh ProDemokrasi Jabar.
Belum ada kandidat capres yang dominan.
Iya ini pasti jadi bahan untuk pembahasan bahwa kita jangan hanya berkutat pada survei, tapi kita juga melihat bahwa ini gerakan langsung masyarakat di bawah bukan hanya melalui lembaga politik.
Pastinya harapan dan masukannya itu akan kita sampaikan ke DPP. Biar DPP yang melakukan kerja-kerja politik kepada partai koalisi bagaimana Anies-AHY bisa di duetkan sebagai capres dan cawapres pemilu 2024.
Golkar dan PPP menegaskan belum ada kesepakatan tentang capres dan cawapres dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Hasil survei tidak jauh beda dari apa yang di temui dirinya saat datang ke daerah-daerah di Sumbar. Mereka berharap agar duet Anies-AHY sebagai capres dan cawapres pemilu besok, jadi survei itu benar apa adanya sesuai dengan hasil apa yang di dapatkan saat bertemu dengan masyarakat.
Tentu itu akan disampaikan dalam forum pengambilan keputusan. Berdasarkan pengalaman yang ada, PPP tidak pernah mengambil keputusan di luar aspirasi struktur di bawah.
Masing-masing parpol yang tergabung di KIB mulai ajukan capres. Sementara Partai Golkar yang sejak awal mengusung Airlangga Hartarto tetap tak goyah dengan pendiriannya.
KIB belum memiliki lem perekat sehingga para parpol yang tergabung Golkar, PAN dan PPP belum bisa satu suara untuk Capres-Cawapres.
Sosok Menteri BUMN Erick Thohir bisa menjadi penentu kemenangan pada Pilpres 2024.