Menurut anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Puteri Anetta Komarudin, RUU ini dipastikan memihak kepentingan masyarakat dan UMKM.
Lodewijk lalu berbicara soal tugas dan fungsinya sebagai Pimpinan DPR bidang Korpolkam. Mulai dari Komisi I, II dan III. Juga terkait Kementerian Pertahanan yang saat ini dipimpin oleh Prabowo Subianto dan kinerja aparat kepolisian.
Pertama-tama tentunya saya mengucapkan terimakasih kepada Partai Golkar di situ ada ketua umum ada para ketua dewan dan juga seluruh anggota Partai Golkar baik di pengurus maupun non pengurus atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam.
Sampai hari ini KS belum juga ada pembenahan di sektor hulunya. Apakah memang KS ini udah Happy dengan Impor iron core.
Semoga amanah baru yang diemban Bapak Lodewijk dapat membuat kinerja DPR lebih baik lagi.
Rapat Paripurna DPR RI resmi menetapkan Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Wakil Ketua DPR RI. Lodewijk mengganti posisi Azis Syamsuddin yang mengundurkan diri karena ditetapkan menjadi tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib Pasal 39 yang mengatur mengenai Tata Cara pemberhentian Pimpinan DPR karena mengundurkan diri dari jabatan sebagai Pimpinan DPR, maka DPR perlu menetapkan pemberhentian Saudara Azis Syamsuddin dari jabatan Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam.
Maka DPR akan memproses pergantian wakil Ketua DPR dari Partai Golkar, untuk diteruskan ke paripurna.
Partai Golkar telah memutuskan untuk menunjuk saudara haji Lodewijk Paulus sebagai calon wakil ketua DPR menggantikan saudara Azis Syamsudin.
Siapapun yang akan dipilih adalah hak prerogatif Ketua Umum Golkar, Bapak Airlangga Hartarto. Tentu Pak Airlangga sudah mempertimbangkan berbagai aspek, siapa yang paling layak menggantikan Azis Syamsuddin.