Presiden Vladimir Putin khawatir Washington memiliki rencana menimbulkan kegadukan pada pemilihan presiden (Pilpres) Rusia Maret tahun depan.
Indonesia sebagai negara majemuk yang memiliki berbagai macam suku, adat istiadat, agama, dan berbagai latar belakang, maka membutuhkan seorang pemimpin yang toleran.
Jelang Pilpres 2019, hingga saat ini baru muncul dua nama calon presiden (Capres) yang kemungkinan akan maju. Adalah Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Meski PKB belum menentukan sikap terkait calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019, sejumlah relawan sudah menjamur mendeklarasikan dukungan kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Indonesia membutuhkan sosok calon wakil presiden (Cawapres) dari kalangan santri yang memiliki pemahaman Islam transformatif dan moderat.
Jelang Pilpres 2019, sejumlah nama disebut-sebut berpotensi untuk maju menjadi calon wakil presiden (Cawapres). Seperti apa kriteria Cawapres 2019 mendatang?
Petani tembakau meminta Cak Imin untuk menjelaskan pada Presiden Jokowi agar membatalkan kenaikan cukai rokok.
Saksi mata mengatakan bahwa mantan presiden tersebut berjabat tangan dengan calon juri lainnya di dalam majelis juri dan menandatangani salinan bukunya.
Presiden Rouhani mengkritik pejabat Saudi karena berusaha menimbulkan masalah bagi pihak lain, daripada mencoba memperbaiki masalah internal mereka sendiri.
Ketua DPR RI Setya Novanto didampingi Istri, Ibu Deisti Novanto, menghadiri akad nikah putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu-Bobby Nasution.