Logikanya dengan jabatan seabreg, seharusnya elektabilitasnya sudah meroket. Karena itu menurut saya Golkar akan kehilangan momentum kalau tetap memaksakan Airlangga sebagai capresnya.
Baliho dan videotron Airlangga tidak membuahkan hasil
Demi Kemajuan Partai Golkar
Sikap pak Mekeng itu kan atas dasar keprihatinan karena elektabilitas ketua umum kami (Airlangga Hartarto-Red) yang menurun dan sluit beranjak. Fakta itu kan berdasarkan lembaga-lembaga survei. Karena ketua umum kami tidak bisa bersaing dengan Pak Prabowo, Ganjar Pranowo, itu memprihatinkan sekali.
Maksudnya agar penelitian dalam satu lembaga ini terintegrasi tidak parsial dan saling mendukung.
Tak leluasa bergerak dalam kabinet
Kita mendorong PT PLN Batubara itu tidak perlu ada. Kenapa tidak langsung berkontrak dengan PLN-nya, jadi tidak perlu layer lagi. Sekarang ini kan terlalu panjang layernya.
Golkar tak mengusung capres di 2014 dan 2019. Bagaimana 2024?
GMPG tunggangan kepentingan politik praktis