Washington menyerukan Pyongyang untuk menghindari provokasi dan mematuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB
Departemen Luar Negeri AS dikabarkan mengatakan bahwa Washington sudah menerima undangan dari Swedia untuk melanjutkan dialog dengan perwakilan Pyongyang di sana dalam dua minggu ke depan.
Pyongyang bersedia melakukan diskusi komprehensif dengan AS pada akhir September pada suatu waktu dan tempat yang disepakati kedua belah pihak.
Pembelot dan peneliti Korea Utara di ibukota Korea Selatan, Seoul, Ahn Chan-il, mentakan, Pyongyang berencana fokus pada pengembangan senjata baru.
Korea Utara (Korut) mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memangkas jumlah staf internasionalnya di Pyongyang
Pyongyang juga memperingatkan Washington bahwa melanjutkan sanksi akan menjadi salah perhitungan
Pyongyang mengecam latihan tahunan yang berlangsung selama 10 hari dan melakukan tes rudal sendiri.
Pyongyang menggelar enam kali uji coba rudal dalam tempo waktu satu bulan terakhir, sebagai respon atas latihan militer Korea Selatan (Korsel) dan AS.
Kim Jong Un kembali memantau langsung uji coba rudal keenam, yang diluncurkan Pyongyang pada Jumat (16/8) kemarin.
Trump mengatakan, Kim Jong un sudah mengiriminya surat yang meminta pertemuan untuk memulai negosiasi antara Washington dan Pyongyang.