Hassan Rouhani menolak tawaran bantuan AS sebagai tidak tulus, dengan mengatakan Washington harus terlebih dahulu mencabut sanksi atas pasokan medis jika benar-benar berupaya membantu Republik Islam.
Menurut statistik Perserikan Bangsa-Bangsa (PBB), setidaknya 3,3 juta orang sudah meninggalkan negara yang berpenduduk 30 juta sejak akhir 2015.
AS sudah mengambil tindakan paling menyeramkan terhadap Iran selama dua tahun terakhir dengan memberlakukan kembali sanksi atas persediaan makanan dan obat-obatan.
Penyalahgunakan situasi tersebut, maka akan dikenakan undang-undang penimbunan, berupa sanksi penjara dan denda Rp10 miliar.
perjanjian damai menetapkan bahwa pemerintah Afghanistan harus bekerja untuk memiliki anggota Taliban dihapus dari daftar sanksi Dewan Keamanan PBB.
Perdagangan Kemanusiaan Swiss (SHTA) beroperasi penuh, yang berarti perusahaan tersebut sudah dapat mengirim makanan, obat-obatan dan pasokan penting lainnya ke Iran.
AS juga menggunakan tuduhan itu sebagai alasan untuk membunuh jenderal puncak Iran Qassem Soleimani dan komandan kedua PMU Abu Mahdi al-Muhandis di bandara Baghdad pada Januari.
Virus yang bernama COVID-19 pertama kali muncul di Cina akhir tahun lalu dan sekarang menyebar di Eropa dan di seluruh Timur Tengah, memicu kekhawatiran pandemi global.
Iran mampu memperkenalkan perangkat buatan sendiri untuk pengobatan penyakit ginjal.
Perwakilan Khusus AS untuk Venezuela, Elliott Abrams mengatakan, Trump sudah membuat keputusan untuk mendorong lebih keras sanksi di sektor minyak Venezuela.