Departemen Luar Negeri Amerika Serikat kemarin memberikan sanksi kepada Menteri Pertahanan Suriah Imad Ali Abdullah Ayoub
Washington sudah membuat daftar hitam tiga entitas Iran karena terlibat dalam transaksi untuk berdagang di petrokimia Iran.
Iran meminta Inggris untuk menentang sanksi kejam AS terhadap negara Iran dalam keadaan seperti itu, baik berdasarkan komitmen London di bawah JCPOA dan untuk pertimbangan manusia.
Rusmin juga berharap Jamdatun Ferry Wibisono segera mengambil tindakan tegas memberikan sanksi kepada lima anggota JPN (Jaksa Pengacara Negara) yang menjadi pembela tergugat.
Platform S1 telah dibangun di galangan kapal di Khorramshahr, sekitar 830 kilometer dari ladang minyak Salman di Iran barat daya.
Pernyataan kepala WHO itu dikeluarkan beberapa jam setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengecam AS karena menghalangi masuknya bahan makanan dan obat-obatan ke Iran melalui sanksi yang tidak sah.
Arab Saudi sudah menutup sekolah dan membatasi perjalanan di tengah upaya menghentikan penyebaran COVID-19.
Menunjuk statistik Program Pangan Dunia, Bachelet juga memperingatkan bahwa sanksi yang dijatuhkan administrasi Presiden AS Donald Trump sudah sangat memukul sumber daya negara itu.
Langkah tersebut akan tercatat dalam sejarah sebagai memalukan mengingat bahwa Iran saat ini berjuang melawan epidemi yang serius hampir sendirian.