Kendati akhir-akhir ada banyak nama yang sudi berdampingan dengan sang presiden, mulai dari Muhaimin Iskandar
Dalam rangka menghadapi Pilpres 2019, Presiden Jokowi memiliki tantangan yang cukup berat. Meski secara elektabilitas, Presiden Jokowi masih jauh di atas jika dibandingkan dengan kandidat lainnya.
Mantan Presiden Amerika Serikat George HW Bush harus dilarikan ke rumah sakit
Partai koalisi pendukung Presiden Jokowi diprediksi bakal bubar menjelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) pada Pilpres 2019.
Partai Gerindra tidak mempersoalkan elektabilitas Prabowo Subianto yang mengalami penurunan dibanding dengan Presiden Jokowi sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Wacana adanya kekuatan baru atau poros ketiga pada Pilpres 2019 semakin terlihat. Adalah Partai Demokrat sebagai kekuatan baru yang akan memunculkan kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres).
Indonesia dinilai sedang menghadapi krisis narasi kepemimpinan. Sebab, Presiden Jokowi dianggap telah gagal menjelaskan arah dan tujuan negara ke depan.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini Presiden Jokowi bakal tumbang pada Pilpres 2019 mendatang. Ada sejumlah alasan yang menjadi penyebab kekalahan Jokowi.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerbitkan larangan bagi seluruh kader untuk menghadiri acara deklarasi calon presiden (Capres) Anis Matta, di Bandung, Sabtu (21/4).