Ketua Umum DPIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan tetap mendukung Calon Gubernur DKI Jakarta Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Rachmawati mengecam sikap Megawati yang membela Ahok termasuk dukungan di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Putri mantan Presiden Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri marah kepada Megawati Soekarnoputri yang mengajak Ahok berziarah ke makam proklamator itu.
Adu kuat tiga tokoh nasional, Megawati Soekrnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Prabowo Subianto turut mempengaruhi suksesi Pilkada DKI 2017.
Tiga pasangan cagub-cawagub yang akan bertarung nanti yakni Agus Yudhoyono-Sylviana, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga, dinilai sebagai kandidat yang sebanding kuat untuk menjadi pemenang Pilkada.
Namun yang paling membuat Golkar meradang, adanya peristiwa penggunaan jas merah oleh ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Ahok.
Setelah menyatakan keluar dari kader dan anggota PDI Perjuangan (PDIP), Boy Sadikin menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Apa pembahasannya?
Pasca PDIP memutuskan mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Pilkada DKI, politikus PDIP Boy Sadikin resmi mengundurkan diri sebagai kader maupun anggota partai.
Pasca PDI Perjuangan (PDIP) memutuskan dukungan kepada calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kritikan keras pun menghampiri Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum.
Partai politik (Parpol) pendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dinilai hanya sebatas `cangkangnya` atau tingkat alite partai.