Ratna Sarumpaet
Jakarta - Pasca PDI Perjuangan (PDIP) memutuskan dukungan kepada calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kritikan keras pun menghampiri Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum.
Salah satu kritikan datang dari aktivis Ratna Sarumpaet. Menurutnya, keputusan Megawati mengusung Ahok telah menciderai cita-cita Bung Karno dan PDIP yang mengklaim sebagai partai wong cilik."Kalau saya anak Soekarno, saya nggak akan ikut Ahok. Mega gagal menjadi putri bangsa," kata Ratna, di depan KPUD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (21/9).Menurutnya, partai berlambang banteng moncong putih itu telah menunjukkan warna aslinya, yakni merepresentasikan karakter anti manusiawi dan mendukung adanya pelanggaran HAM dan korupsiBaca juga :
Lima Makanan yang Bisa Memulihkan Penderita TBC
Untuk itu, Ratna bersama Aliansi Gerakan Selamatkan Jakarta (AGS) meminta agar KPUD DKI menolak pendaftaran Ahok sebagai Cagub DKI Jakarta. Ia menilai, Ahok telah melakukan berbagai macam pelanggaran dan rasa tidak manusiawi terhadap rakyat kecil dengan melakukan penggusuran."Kalau bisa ditolak, atau desak KPK gelar perkara. Saya hanya tidak dukung yang brengsek. Setidaknya kita udah warning mencalonkan orang yang lakukan pelanggaran," tandasnya.
Lima Makanan yang Bisa Memulihkan Penderita TBC
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilkada DKI Pilgub DKI PDIP Megawati Soekarnoputri Pilkada 2017 Ahok Ratna Sarumpaet

























