Trump meminta negara-negara Eropa untuk menarik warga mereka yang menjadi militan Islamic State Iraq and Syria (ISIS/Daesh) di Suriah.
Majalah itu menuding Turki melakukan pembersihan etnis.
Çavuşoğlu mengatakan pendudukan Israel dan kebijakan ekspansionis sedang berlangsung di Palestina
Kedua presiden sepakat untuk berkomitmen pada pelestarian kesatuan politik dan integritas wilayah Suriah dan perlindungan keamanan nasional Turki dalam sebuah memorandum bersama.
Soal masalah keamanan Turki harus diselesaikan secara damai tanpa melangar kedaulatan Suriah.
Surat parodi itu diunggah saat surat Presiden AS Donald Trump baru baru ini yang ditujukan kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dicemooh publik.
Turki melancarkan serangan pada 9 Oktober dengan tujuan membersihkandaerah Suriah utara di dekat perbatasannya dari militan Kurdi, yang dipandangnya sebagai teroris yang terkait dengan militan pencari otonom dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
Dalam perubahan besar-besaran pada kebijakan militer AS, Gedung Putih mengumumkan pada 6 Oktober bahwa AS akan menarik pasukannya dari timur laut Suriah, membuka jalan bagi serbuan Turki ke wilayah tersebut
Permintaan itu akan menjadi puncak pembicaraan Erdogan minggu depan dengan sekutu Suriah, Presiden Rusia Vladimir Putin.
Turki akan tetap berada di wilayah tersebut karena memerlukan perlindungan.