Pemerintah Indonesia sendiri melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil di bidang fashion
Dengan berlakunya Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat, Gubernur Bali Wayan Koster akan menguatkan peran serta fungsi pasraman sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan desa adat untuk mencetak SDM khususnya umat Hindu yang berkualitas.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing SDM Indonesia, Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang sepakat mengembangkan kerja sama dengan Tatung Company dan Tatung University Taiwan.
Kementerian Ketenagakerjaan bertekad akan menjadikan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perbaikan kualifikasi tenaga kerja Indonesia salah satu prioritas dalam program kerja Kemnaker.
Jokowi juga menyampaikan bahwa ke depan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama.
Hasto mengajak semua pihak, mari berimajinasi tentang Indonesia maju bertumpu pada kualitas SDM Indonesia. Berpikir tentang langkah strategis mewujudkannya.
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker) Hanif Dakhiri menilai angkatan kerja yang kurang kompeten menjadi salah satu kelemahan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
Dalam rangka menghadapi perkembangan teknologi yang begitu pesat, Presiden Jokowi terus mendengungkan perkembangan SDM. Maka, alokasi anggaran untuk BLK sebagai tulang punggung mencetak pekerja harus disesuaikan.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus fokus dan konsisten menggenjot pelatihan vokasi secara massif yang merupakan program prioritas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) fokus dalam menggenjot pelatihan vokasi. Hal ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang akan memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pada tahun 2019.