Seharusnya Golkar yang berada di posisi kedua di Pileg, dia seharusnya bisa menentukan arahnya ke mana.
Airlangga sudah berbuat banyak dalam menyelamatkan partai beringin dari turbulensi dan badai masalah.
Banyak kader Golkar di berbagai daerah menunjukan rasa ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan Airlangga Hartarto.
Dengan gaya kepemimpinan Airlangga, Golkar bisa bangkit bahkan mencapai urutan kedua setelah PDIP
Yang pasti harapan kita mari besarkan Partai Golkar bersama-sama, meski ada dua calon, kita jangan saling jelekkan,
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai tidak percaya diri untuk maju dalam Munas partai berlambang pohon beringin itu. Hal itu karena Airlangga dianggap gagal sebagai pimpinan partai maupun sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.
Jumlah kursi DPR Golkar hasil Pemilu 2019 pun berkurang ketimbang dari Pemilu 2014.
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai tidak percaya diri maju dalam Musyawarah Nasional (Munas) partai berlambang pohon beringin itu.
Dukungan moril dan politik dari Presiden Jokowi merupakan hal tidak terpisahkan dari proses pencalonan ketua umum.
Baik Bamsoet dan Airlangga, keduanya akan memperebutkan Jokowi`s favor atau restu Jokowi.